jump to navigation

Pengalaman routing perjalanan dengan Mobile GPS November 8, 2008

Posted by noersaleh in Jalan-jalan.
trackback

scr000009Pagi hari ini saya memiliki kesempatan untuk mencoba “jalan-jalan” dengan menggunakan GPS Mobile, sebenarnyua gadget ini bukan barang baru untuk saya, kebetulan sudah lebih dari dua tahun belakangan  alat ini saya gunakan, cuma pada kesempatan pagi ini saya ingin mencoba routing dengan peta dari dari komunitas id-GPS  (Navigasi.net), peta yang saya gunakan adalah peta terbaru versi “mudik 2008”, kali ini saya juga tidak menggunakan PDA yang biasa menjadi “teman” bluetooth GPS yang saya miliki, tapi saya menggunakan handphone Nokia 6120c yang telah saya inject dengan perangkat lunak GMXT dari Garmin, hape ini saya pair dengan bluetooth GPS Holux M1000 (the cheapest bt GPS in the market, dengan performance yang menurut saya cukup menajubkan). Di dashboard mobil juga sengaja saya letakkan GPS kedua (eBontek) yang saya pergunakan untuk mencatat track dengan fungsi data-logger yang dimilikinya, dimana biasanya hasil track ini saya upload (koleksi) di GoogleEarth saya …

nokia-6120cRute yang saya coba adalah dari rumah (Bintaro) menuju kantor didaerah Kawi (Halimun-Guntur), berangkat pukul 9 lebih sedikit saya mengarah ke tol Bintaro (lingkar luar), beberapa saat sebelum masuk gerbang Bintaro GPS dan GMXT pada hape saya hidupkan, dengan cepat si Holux mendapatkan fix dan GMXT langsung menampilkan posisi saya di peta, segara saya pilih fungsi goto location di GMXT dan saya pilih lokasi kantor Kawi yang sudah saya simpan sebelumnya. Tidak berapa lama kemudian garis-garis tebal warna ungu telah tertampil di peta, yang menunjukkan dan menuntun saya ke arah tujuan, pada kesempatan ini garis tersebut mengarahkan saya memasuki jalan tol ….

Sepanjang perjalan di jalan tol lingkar luar, sesekali saya membandingkan kecepatan mobil yang ada di GPS dengan speedometer Grand Livina saya, eh ternyata terdapat selisih dimana spedometer menunjukan sekitar 10% lebih cepat dari yang di GPS … namun hal ini telah saya ketahui sebelumnya dari forum Livina yang saya ikuti …

bt-gps

Peletakan GPS di dashboard Livina

Sampai didaerah sekitar kampung rambutan GMXT masih memnuntun saya untuk tetap ada dijalur tol dan masuk ke tol dalkot (dalam kota) … namun karena memang kepengen coba-coba dan kepengan “jalan-jalan” saya sengaja keluar kearah cillitan dan mengarah ke pancoran, rencananya sih mau coba jalur tebet … tidak lama setelah sampai di pertigaan cawang GMXT kembali melakukan re-routing dengan arah baru mobil saya … rute diarahkan ke daerah kuningan … hmmm cukup bagus juga …

Didaerah MT Haryono sekitaran tebet kembali saya mencoba untuk “mbalelo” dari arah yang ditunjukkan GMXT, saya ambil arah masuk terowongan di dept. kelautan untuk mengarah ke tebet … dan GMXT telah saya paksa kembali untuk melakukan re-routing …. sebuah kesalahan kecil terjadi dengan arah di jalan tebet utara 1, si peta navigasi rupanya menuntun saya untuk memasuki jalan “verboden” … heeeehh wah rupanya data jalan ini belum dimasukkan dalam data ‘satu arah’ dalam peta “mudiik 2008”, bisa menjadi masukan nih untuk para pengembang (sukarela) peta …

Jalur berikutnya si peta dengan lancar jaya merujuk saya untuk mengarah ke casablanca dan menuju jalan kuningan, dan tak lama kemudian sampailah saya di kantor di daerah Kawi-Halimun-Guntur …

Lumayan, pengalaman pagi ini paling tidak telah memberikan keyakinan yang cukup untuk saya untuk kembali mencoba (jika ada kesempatan) GPS ini jalan-jalan ke daerah lain selanjutnya …

Advertisements

Comments»

1. mantugaul - November 8, 2008

mana enak di mobil pake gituan, di mobil tuh hrsnya pake nuvi
710….pandangan adem, sentuhan lembut, suara halus, alunan merdu…:)

syd
ptk
orang pinter pake peta navnet

2. noersaleh - November 9, 2008

He3x emang sih bos, tapi untuk saya yang menarik sih emang dengan rakit-merakit gadget-nya, kalo gadget “instan” kaya’nya gimana gituhh … anyway thanks for the advice …

3. ah - November 9, 2008

Pak Suyandi, enak atau tidak itu kan relatif, enak untuk seseorang belum tentu demikian bagi semuanya. Saya kira tidak sedikit yang lebih menyukai satu gadget untuk semua, seperti Pak Noer dan saya yang kebetulan memiliki setup yang sama persis. Sudah hampir setahun ini saya pakai hp untuk navigasi, dan sampai sekarang belum terpikir untuk beli PND terpisah. Dan itu bukan karena uang.

4. duratia - August 4, 2009

kalau pake GPS, apa harus bayar bulanan nggak ya?

noersaleh - August 5, 2009

Tidak pak, GPS ada karena memanfaatkan satelit yang dibiayai oleh rakyat Amerika — melalui pajak negara .. 🙂 –, namun konsekuensi dari hal ini adalah mereka (pemerintah Amerika) juga mempunyai otoritas maksimum dalam menyediakan layanan ini .. 😦
Perangkat GPS yang kita beli bersifat sebagai penerima sinyal dari satelit-satelit ini dan melakukan kalkulasi sehingga menghasilkan koordinat bumi dimana perangkat ini berada


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: